Sistem Akses Kontrol Berbasis Face Recognition di Kantor Perbankan

sistem akses kontrol

Hampir seluruh gedung memakai sistem akses kontrol agar dapat memberikan kendali terhadap pergerakan individu yang keluar atau masuk. Tidak hanya pada setiap pintu, akses kontrol pada gedung-gedung bertingkat diterapkan mulai dari area lobi gedung perkantoran. Akses kontrol tersebut seharusnya sudah lengkap dengan sistem face recognition yang bisa mengenali mana karyawan dan mana orang asing.

Terjaminnya keamanan di gedung perbankan merupakan hak nasabah dan karyawan. Karena itu, gedung perlu dilengkapi komponen yang dibutuhkan dalam kondisi darurat seperti alat pemadam kebakaran, pengeras suara, dan lainnya.

Selain membutuhkan petugas keamanan yang menjaga gedung perbankan, tempat ini juga perlu pemasangan CCTV. Karena CCTV selalu merekam selama 24 jam penuh, maka rekam jejak suatu permasalahan dapat diketahui dari video itu.

Data Penting diĀ  Kantor yang Terancam Tanpa Sistem Keamanan

Banyak perusahaan memakai sistem akses kontrol termasuk perbankan untuk agar keamanannya memadai. Biasanya, sistem ini juga diintegrasikan bersama perangkat keamanan lainnya yaitu rekomendasi CCTV terbaik dan alarm.

Karena dalam perbankan terdapat data-data penting maupun uang nasabah yang perlu diamankan perusahaan. Jadi, data penting tersebut tidak boleh diketahui pihak lain. Akses kontrol pada perusahaan bekerja dengan menerapkan privatisasi ruang kerja, serta diaturnya akses keluar masuknya seseorang dalam suatu ruangan.

Dua komponen utama dari sistem ini adalah bagian controller serta kunci elektronik. Dengan adanya komponen tersebut, maka area sensitif perbankan bisa dilakukan pembatasan akses.

Karena itu, ada istilah otorisasi atau izin akses yang menentukan orang-orang yang diizinkan masuk dan keluar. Saat ini perusahaan mengarah ke penciptaan lingkungan industri yang cerdas.

Maka, sistem HikCentral Enterprise dengan mengusung teknologi Artificial Intelligence akan membantu meningkatkan jaminan keamanan perusahaan dan mengefisienkan model operasional perbankan.

Mengapa Perbankan Memerlukan Akses Kontrol?

Agar dapat memenuhi kebutuhan keamanan, akses kontrol memiliki fitur seperti pembaca kartu, terminal sidik jari, hingga terminal pengenal wajah. Fitur otorisasi seperti ini termasuk bagian akses kontrol elektronik.

Rekomendasi CCTV dari HikCentral yang memiliki teknologi Artificial Intelligence, sehingga data bisa terkumpul secara akurat. Pengontrolan keamanan ini bisa diakses melalui ponsel pintar menggunakan mobile apps, agar mudah dioperasikan.

Sistem akses kontrol dapat menjaga keamanan data privasi, maka perusahaan tidak perlu mengkhawatirkan jangkauan data privasi. Biasanya, dalam sistem ini dilengkapi dengan fitur enkripsi yang mampu memproteksi privatisasi data.

Enkripsi data berperan menyembunyikan informasi client dari pihak ketiga, sehingga tidak dioperasikan atau diambil datanya oleh pihak lain. Kombinasi antara sistem kontrol dengan CCTV menjadikan keamanan perbankan lebih terjamin.

Karena itu, bagian luar gedung perbankan bisa dilengkapi CCTV outdoor yang tahan panas dan air, dan menjadikannya lebih awet. Kombinasi kedua alat pengamanan ini juga dapat mencegah terjadinya suatu insiden.

Karena pihak keamanan bisa memperkirakan jumlah orang dalam sebuah gedung lebih akurat, dan bisa melakukan evakuasi sesegera mungkin. Dengan menerapkan sistem kontrol dalam perbankan bisa mengefisienkan biaya operasional keamanan.

Adanya kecanggihan teknologi menjadikan perusahaan tidak perlu menempatkan petugas keamanan pada berbagai ruangan. Jadi, hanya membutuhkan beberapa petugas yang akan mengontrol sistem keamanan lewat ruangan kontrol sistem.

Anggaran untuk penggunaan material berat seperti besi teralis bisa diminimalisir. Bisa dikatakan sistem kontrol berbasis teknologi kecerdasan buatan ini mempermudah tugas staf keamanan.

Kecanggihan Teknologi Pada HikCentral Enterprise

Khususnya pada sebuah industri yang besar, tentu diperlukan sistem akses kontrol yang tepat untuk menjaga keamanan kawasan industri. Segala bentuk keamanan yang sedang dibutuhkan bisa Anda temukan pada salah satu produk dari Hikvision seri HikCentral Enterprise.

Kamera pengintai yang satu ini, telah dibekali sistem Artificial Intelligence di setiap fitur yang dimiliki. Bentuk pengamanan yang diberikan yaitu berupa deteksi anggota tubuh atau disebut dengan Human Access Management.

Sistem ini membutuhkan deteksi beberapa anggota tubuh untuk bisa memasuki area industri. Anda bisa menyesuaikan deteksi tubuh sesuai dengan yang Anda inginkan, seperti deteksi wajah, retina mata, atau mungkin melalui analisis data besar yang lainnya.

Dengan adanya sistem tersebut, Anda bisa mengontrol siapa saja yang bisa memasuki kawasan industri Anda. Bahkan, Anda juga dapat memanfaatkan sistem ini untuk mengontrol sistem manajemen perusahaan. Misalnya dengan mengontrol kehadiran karyawan, manajemen otentifikasi karyawan dan masih banyak lagi yang lainnya.

Hal ini sangatlah menguntungkan bagi perusahaan demi mengoptimalisasi kinerja karyawan untuk lebih komprehensif. Karena efisiensi merupakan salah satu kunci dalam keberhasilan sebuah perusahaan, termasuk juga dalam segi elektronik.

Jika menggunakan sistem pengamanan yang memadai, maka tidak lagi membutuhkan waktu untuk mengawasi area lingkungan industri. Bahkan dengan adanya berbagai teknologi yang canggih dalam kamera pengintai ini, Anda sudah tidak perlu lagi untuk mendeteksi tamu, serta absensi karyawan secara manual.